Portal Indonesia Cloud

Kamis, 01 Januari 2026

Kapolres Sukoharjo Pimpin Patroli Vespa TNI-Polri Jelang Pergantian Tahun

Januari 01, 2026 0

SUKOHARJO – Jajaran TNI dan Polri di Kabupaten Sukoharjo menggelar patroli bersama dengan cara unik menggunakan sepeda motor Vespa untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat menjelang pergantian Tahun Baru 2026, Rabu (31/12/2025) malam.
Kegiatan tersebut diawali dengan Apel Kesiapan Pelayanan Masyarakat yang digelar Polres Sukoharjo di Mapolres Sukoharjo. Patroli dipimpin langsung Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo bersama Komandan Kodim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Reza Sahputra serta Komandan Yonif 413/Bremoro Letkol Inf Ikke Nodiyarjo.
Sebanyak 400 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, dan instansi terkait disiagakan untuk mengamankan perayaan malam tahun baru di seluruh wilayah Kabupaten Sukoharjo. Personel tersebut disebar di titik-titik rawan keramaian, pusat aktivitas masyarakat, jalur lalu lintas, serta lokasi kegiatan keagamaan.
Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo mengatakan, pengamanan dilakukan secara menyeluruh karena aktivitas masyarakat pada malam pergantian tahun tersebar hampir di seluruh kecamatan. Selain itu, pola perayaan malam tahun baru juga mengalami perubahan, di mana banyak masyarakat memilih menggelar kegiatan keagamaan.
"Pengamanan kita lakukan secara terpadu bersama TNI, instansi terkait, dan masyarakat. Tren perayaan malam tahun baru sekarang lebih banyak diisi dengan kegiatan positif dan keagamaan, sehingga pola pengamanan pun kita sesuaikan," ujar Kapolres.
Ia menegaskan, langkah preventif menjadi prioritas utama dalam pengamanan malam tahun baru. "Lebih baik kita lelah untuk mencegah daripada harus memulihkan akibat gangguan keamanan," tegasnya.
Patroli Vespa yang digelar secara humanis ini diharapkan mampu menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif, sehingga masyarakat Kabupaten Sukoharjo dapat menyambut Tahun Baru 2026 dengan rasa aman, nyaman, dan damai.

Rabu, 31 Desember 2025

Amankan Malam Tahun Baru, Kapolres Sukoharjo Pimpin Apel Kesiapan Personel

Desember 31, 2025 0

SUKOHARJO – Dalam rangka memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat menjelang pergantian Tahun Baru 2026, Polres Sukoharjo menggelar Apel Kesiapan Pelayanan Masyarakat, Rabu (31/12/2025) pagi. Apel berlangsung di Halaman Presisi Mapolres Sukoharjo dan dipimpin langsung oleh Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo.

Apel tersebut diikuti sekitar 215 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, serta instansi terkait. Turut hadir dalam kegiatan ini Wakapolres Sukoharjo Kompol Pariastutik, Kabag Ops AKP Yulianto, para pejabat utama Polres Sukoharjo, Kapolsek jajaran, serta seluruh peserta apel.

Susunan pasukan apel melibatkan berbagai unsur, mulai dari peleton perwira Polres Sukoharjo, pasukan TNI AD dari Kodim 0726/Sukoharjo dan Yonif Mekanis 413 Kostrad, Satuan Samapta, Satlantas, gabungan staf Polres dan Polsek jajaran, fungsi Intelijen, Reskrim, Narkoba, Dishub, hingga Satpol PP Kabupaten Sukoharjo.

Dalam amanatnya, Kapolres Sukoharjo menegaskan bahwa apel kesiapan digelar untuk memastikan seluruh personel dan instansi terkait benar-benar siap dalam mengamankan malam pergantian Tahun Baru 2026. Hal ini mengingat tingginya aktivitas masyarakat yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Sukoharjo.

"Berdasarkan pantauan intelijen, dari 12 kecamatan hampir semuanya memiliki kegiatan masyarakat masing-masing. Artinya, perayaan malam tahun baru tidak terpusat di satu lokasi saja," ujar AKBP Anggaito.

Kapolres juga menyampaikan bahwa tren perayaan malam pergantian tahun saat ini banyak bergeser ke kegiatan keagamaan. Oleh karena itu, pola pengamanan akan dilaksanakan secara terpadu bersama instansi terkait serta melibatkan kelompok masyarakat, guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

"Lebih baik kita lelah untuk mencegah daripada lelah untuk memulihkan situasi akibat gangguan keamanan," tegasnya.

Menjelang akhir amanat, Kapolres Sukoharjo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel atas dedikasi dan kerja keras selama pelaksanaan Operasi Lilin Candi 2025, sehingga situasi kamtibmas di Kabupaten Sukoharjo terpantau aman dan kondusif.

Ia berharap seluruh rangkaian pengamanan malam Tahun Baru 2026 dapat berjalan lancar tanpa kendala, serta mengimbau seluruh personel untuk tetap menjaga kesehatan, kekompakan, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.

Press Release Akhir Tahun, Polres Sukoharjo Ungkap Tren Kejahatan dan Kasus Menonjol 2025

Desember 31, 2025 0

SUKOHARJO – Polres Sukoharjo menggelar press release akhir tahun 2025 sebagai bentuk transparansi kinerja dan evaluasi situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sepanjang tahun. Kegiatan tersebut berlangsung di lobi Polres Sukoharjo, Jalan Wandyo Pranoto, Kelurahan Mandan, Kecamatan Sukoharjo, Rabu (31/12/2025).

Press release dipimpin langsung Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo, didampingi Wakapolres Kompol Pariastutik, para pejabat utama (PJU), kapolsek jajaran, serta dihadiri sekitar 40 peserta dari unsur internal kepolisian dan wartawan media cetak maupun elektronik.

Dalam paparannya, Kapolres Sukoharjo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sukoharjo, TNI, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan atas dukungan dan sinergi yang terjalin selama ini sehingga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Sukoharjo tetap terjaga dengan baik.

"Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kami sampaikan kepada seluruh masyarakat dan stakeholder atas dukungan serta kerja samanya. Berkat kebersamaan ini, situasi kamtibmas di Sukoharjo dapat terjaga dengan kondusif," ujar AKBP Anggaito.

Kapolres juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila masih terdapat kinerja, perilaku, maupun perkataan anggota Polri yang belum sesuai harapan. Ia menegaskan, pada tahun 2026 Polres Sukoharjo berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat.

Secara umum, Kapolres menjelaskan kondisi kamtibmas di Sukoharjo masih dalam keadaan terpantau dan terkendali, meski terdapat sejumlah potensi kerawanan yang menjadi perhatian bersama. Pada bidang ideologi, terdapat 60 mantan narapidana terorisme ber-KTP Sukoharjo yang berdomisili di wilayah tersebut, terdiri dari 18 orang kategori level merah dan 42 orang kategori level hijau, yang terus dilakukan pemantauan dan pendekatan preventif.

Di bidang politik, Kabupaten Sukoharjo direncanakan menggelar pemilihan kepala desa serentak pada tahun 2026 di 126 desa dengan jadwal awal Desember 2026, sehingga diperlukan kesiapan pengamanan sejak dini. Pada bidang ekonomi, sebanyak 55 SPPG telah beroperasi dan hingga saat ini tidak ditemukan kelangkaan bahan pokok penting, sehingga stabilitas ekonomi masyarakat tetap terjaga.

Sementara itu, pada bidang sosial budaya masih terdapat permasalahan terkait mantan karyawan PT Sritex serta potensi konflik antarperguruan pencak silat yang memerlukan langkah antisipasi berkelanjutan. Di bidang keamanan, Polres Sukoharjo mencatat adanya peningkatan dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan dan pencurian dengan pemberatan yang menjadi fokus penanganan aparat kepolisian.

Dari data kriminalitas, tren kejahatan pada tahun 2025 mengalami kenaikan 12,5 persen dibanding tahun 2024, atau bertambah 219 kasus dari 1.745 kasus menjadi 1.964 kasus. Meski demikian, jumlah penyelesaian perkara juga meningkat 1,63 persen atau bertambah 27 kasus, dari 1.658 kasus pada 2024 menjadi 1.685 kasus pada 2025.

Kapolres juga memaparkan sejumlah kasus menonjol yang berhasil diungkap sepanjang 2025, di antaranya perkara tindak pidana korupsi berupa penyalahgunaan jabatan oleh seorang mantri bank BUMN dengan modus kredit fiktif, tawuran antar kelompok yang mengakibatkan korban luka, serta pengungkapan peredaran narkotika dengan barang bukti lebih dari satu kilogram sabu dan ribuan butir pil ekstasi. Pengungkapan tersebut, menurut Kapolres, menjadi bukti komitmen Polres Sukoharjo dalam penegakan hukum.

Pada bidang lalu lintas, jumlah kecelakaan lalu lintas pada 2025 mengalami kenaikan sekitar 15 persen dibanding 2024, dari 1.514 kasus menjadi 1.740 kasus, dengan total kerugian material mencapai Rp1,42 miliar. Sedangkan penindakan pelanggaran lalu lintas meningkat 0,6 persen dengan total denda sepanjang 2025 sebesar Rp303,62 juta.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Sukoharjo juga memberikan reward kepada 39 personel Polri berprestasi dan 12 warga masyarakat yang dinilai aktif membantu tugas kepolisian. Sebaliknya, punishment diberikan kepada empat anggota Polri sebagai bentuk komitmen penegakan disiplin dan profesionalisme.

Selain itu, Polres Sukoharjo turut melakukan sejumlah inovasi pelayanan, di antaranya pembentukan fungsi Pamapta sebagai tindak lanjut kebijakan Kapolri, serta renovasi ruang pelayanan SPKT di tingkat Polres dan Polsek untuk menciptakan pelayanan yang lebih humanis dan ramah masyarakat.

Sepanjang 2025, Polres Sukoharjo juga terlibat aktif dalam pengamanan berbagai agenda masyarakat, mulai dari May Day, pengamanan mudik Lebaran, perayaan Natal dan Tahun Baru, hingga pengamanan aksi damai eks karyawan PT Sritex yang seluruhnya berjalan aman dan kondusif.

Dalam mendukung Program Asta Cita Presiden, Polres Sukoharjo melaksanakan rehabilitasi jembatan penghubung Karanganyar–Jatingarang di Kecamatan Weru, mendukung Gerakan Pangan Murah melalui penyaluran beras SPHP, serta kegiatan penanaman serentak di 12 kecamatan sebagai upaya mendukung ketahanan pangan.

"Sebagai penutup, kami mohon dukungan doa dan pengawasan dari seluruh elemen masyarakat agar komitmen ini dapat kami pegang teguh, sehingga kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," pungkas AKBP Anggaito.

Selasa, 30 Desember 2025

Polres Sukoharjo Tolak Izin Kembang Api untuk Perayaan Tahun Baru 2025/2026

Desember 30, 2025 0

Sukoharjo – Polres Sukoharjo menolak pemberian izin penggunaan kembang api dalam sejumlah kegiatan perayaan malam pergantian Tahun Baru 2025/2026. Hingga Selasa (30/12/2025), tercatat dua pusat perbelanjaan (mal) serta tiga even masyarakat tidak mendapatkan rekomendasi perizinan karena rencana penggunaan kembang api dinilai berpotensi membahayakan keamanan dan ketertiban umum.

Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo menegaskan, kebijakan tersebut merupakan langkah preventif untuk meminimalkan risiko kecelakaan, gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta potensi kebakaran yang kerap terjadi saat perayaan pergantian tahun.

"Kami tidak mengeluarkan izin kegiatan yang menggunakan kembang api. Ada dua mal dan tiga even masyarakat yang mengajukan, namun kami tolak demi alasan keamanan dan keselamatan bersama," kata AKBP Anggaito Hadi Prabowo, Selasa (30/12/2025).

Selain menegaskan soal perizinan, Kapolres juga mengimbau masyarakat Sukoharjo agar menyambut Tahun Baru dengan cara yang lebih sederhana, aman, dan bermakna tanpa kembang api maupun petasan. Menurutnya, momentum pergantian tahun seharusnya dimanfaatkan untuk refleksi dan harapan ke depan, bukan justru menimbulkan risiko bagi diri sendiri maupun orang lain.

"Tahun Baru seharusnya menjadi waktu untuk introspeksi dan memperbaiki diri. Kami mengimbau masyarakat agar tidak menyalakan kembang api atau petasan karena berbahaya dan rawan menimbulkan gangguan kamtibmas," tegasnya.

AKBP Anggaito juga mengingatkan pentingnya empati dan kepedulian sosial di tengah perayaan. Ia mengajak masyarakat untuk turut mendoakan dan menunjukkan solidaritas kepada saudara-saudara di wilayah lain, khususnya di Sumatera, yang saat ini tengah mengalami musibah.

"Di saat kita merayakan Tahun Baru, jangan lupa ada saudara-saudara kita yang sedang diuji dengan musibah. Mari kita sambut pergantian tahun dengan doa, kepedulian, dan solidaritas kemanusiaan," imbuhnya.

Untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif, Polres Sukoharjo bersama jajaran akan meningkatkan patroli serta pengamanan di sejumlah titik rawan selama malam pergantian tahun. Kapolres berharap masyarakat dapat mengisi perayaan Tahun Baru dengan kegiatan positif bersama keluarga tanpa melanggar hukum maupun norma yang berlaku.

"Tahun Baru bukan soal kemeriahan semata, tetapi tentang harapan, kebersamaan, dan kepedulian. Mari kita sambut dengan bijak demi Sukoharjo yang aman dan kondusif," pungkasnya.

Anak 8 Tahun Terpisah dari Orang Tua di Disdukcapil Sukoharjo, Diamankan di Pospam Simpang Lima

Desember 30, 2025 0

Sukoharjo – Seorang anak perempuan berusia 8 tahun ditemukan terpisah dari orang tuanya di kawasan Simpang Empat Univet, Kabupaten Sukoharjo, Selasa (30/12/2025). Anak tersebut kemudian diamankan petugas di Pos Pengamanan (Pospam) 1 Terpadu Simpang Lima Sukoharjo sebelum akhirnya berhasil dipertemukan kembali dengan keluarganya.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.10 WIB. Anak bernama Aeera Divyanisa Naola, warga Kepis, Kelurahan Serut, Kecamatan Nguter, diduga terpisah dari orang tuanya saat berada di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sukoharjo.

Kepala Pospam 1 Terpadu Simpang Lima Sukoharjo, AKP Supriyadi, mengatakan anak tersebut awalnya diamankan oleh warga yang merasa khawatir karena korban berjalan seorang diri di jalan raya.

"Anak tersebut ditemukan oleh seorang pengemudi ojek online di kawasan Simpang Empat Univet. Karena diduga terpisah dari orang tuanya, yang bersangkutan kemudian membawa anak itu ke Pospam 1 Terpadu untuk diamankan," kata AKP Supriyadi, Selasa (30/12/2025).

Berdasarkan keterangan petugas, saat kejadian orang tua korban sedang mengurus administrasi Kartu Keluarga (KK) di Kantor Disdukcapil Kabupaten Sukoharjo. Tanpa disadari, korban keluar dari area kantor dan berjalan menjauh hingga mencapai Simpang Empat Univet, Jalan Wonogiri–Sukoharjo.

Petugas Pospam kemudian memberikan pengamanan sementara dan berupaya menenangkan korban sembari menunggu kedatangan pihak keluarga. Tidak berselang lama, orang tua korban datang ke Pospam setelah mendapatkan informasi bahwa anaknya telah diamankan.

"Setelah orang tua datang, kami lakukan pengecekan identitas serta memastikan hubungan kekeluargaan. Setelah dipastikan benar, anak tersebut kami serahkan kembali kepada orang tuanya dalam kondisi aman dan sehat," ujar AKP Supriyadi.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat berada di tempat umum, terlebih di lokasi pelayanan publik yang ramai aktivitas.

Senin, 29 Desember 2025

Libur Nataru, Polres Sukoharjo Intensifkan Patroli di Obyek Wisata

Desember 29, 2025 0

SUKOHARJO — Polres Sukoharjo menerjunkan personel untuk melakukan patroli dan pengamanan di sejumlah obyek wisata yang dipadati pengunjung selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Langkah ini dilakukan guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang memanfaatkan masa liburan.

Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo mengatakan, peningkatan jumlah wisatawan terjadi hampir di seluruh destinasi favorit di wilayah Sukoharjo, mulai dari wisata alam, kolam renang, hingga tempat rekreasi keluarga. Menyikapi hal tersebut, jajaran kepolisian meningkatkan patroli dan pengawasan di lokasi-lokasi wisata.

"Kami menempatkan personel untuk melakukan patroli di obyek wisata yang ramai pengunjung selama libur Nataru. Tujuannya untuk memberikan rasa aman sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas," kata AKBP Anggaito Hadi Prabowo, Senin (29/12/2025).

Selain melakukan pengamanan, Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi tindak kriminal, seperti pencurian maupun kehilangan barang berharga, terutama di kawasan yang ramai pengunjung.

"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, menjaga barang pribadi, dan segera melapor kepada petugas apabila melihat atau mengalami hal-hal yang mencurigakan," tegasnya.

Khusus bagi pengunjung obyek wisata air, AKBP Anggaito menekankan pentingnya mematuhi aturan keselamatan guna menghindari kecelakaan air. Anak-anak diminta berenang di kolam yang telah disediakan khusus, sementara orang tua diharapkan melakukan pengawasan secara ketat.

"Untuk wisata air, pengunjung agar berenang di area yang sudah ditentukan. Anak-anak harus berada di kolam anak dan selalu dalam pengawasan orang tua agar tidak terjadi kecelakaan," imbuhnya.

Polres Sukoharjo memastikan pengamanan di obyek wisata akan terus dilakukan hingga berakhirnya masa libur Nataru, sebagai bagian dari upaya menjaga situasi kamtibmas tetap aman, tertib, dan kondusif.

Minggu, 28 Desember 2025

Cegah Kejahatan Jalanan, Satgas Preventif Polres Sukoharjo Sisir Pasar hingga Terminal

Desember 28, 2025 0

Sukoharjo – Personel Satgas Preventif Polres Sukoharjo meningkatkan kehadiran polisi di tengah masyarakat dengan melaksanakan patroli dialogis di sejumlah titik keramaian, Minggu (28/12/2025). Kegiatan tersebut menyasar Pasar Ir Soekarno dan Terminal Sukoharjo yang dipadati warga selama libur Natal.

Patroli dialogis ini dipimpin oleh Kaurbin Ops Sat Samapta sebagai bagian dari rangkaian Operasi Lilin Candi 2025. Petugas menyusuri area pasar dan terminal sembari berinteraksi langsung dengan pedagang, pengunjung, serta calon penumpang angkutan umum.

Kasatgas Humas Polres Sukoharjo, AKP Marlin SP, mengatakan kegiatan patroli dialogis merupakan langkah preventif guna menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang memanfaatkan momentum libur Natal.

"Melalui patroli dialogis ini, kami hadir langsung di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman sekaligus menyerap informasi dan keluhan warga, terutama di lokasi yang mengalami peningkatan aktivitas," ujar AKP Marlin.

Ia menjelaskan, Pasar Ir Soekarno menjadi salah satu fokus pengamanan karena meningkatnya aktivitas warga yang berbelanja kebutuhan selama libur Natal. Sementara di Terminal Sukoharjo, petugas mendapati adanya lonjakan penumpang angkutan bus.

Selain berdialog, personel Satgas Preventif juga memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi tindak kejahatan, seperti gendam, jambret, hingga pencurian.

"Petugas mengingatkan warga agar selalu menjaga barang bawaan dan tidak lengah, terutama di tempat ramai. Upaya ini dilakukan untuk mencegah terjadinya tindak kriminal," jelasnya.

AKP Marlin menambahkan, patroli dialogis akan terus dilaksanakan secara rutin selama Operasi Lilin Candi 2025 guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Sukoharjo.